PINUSI.COM - Bocoran mengenai spesifikasi Snapdragon 8s Elite belakangan ini mulai beredar luas di dunia maya. Informasi tersebut pertama kali dibagikan oleh pengamat teknologi Debayan Roy (@Gadgetsdata) melalui akun X (Twitter). Mengutip laporan dari GSMArena pada Senin, 24 Maret 2025, chipset terbaru dari Qualcomm ini dikabarkan memiliki spesifikasi lebih rendah dibandingkan Snapdragon 8 Elite, namun lebih dekat dengan Snapdragon 8s Gen 3.
Snapdragon 8s Elite: Versi Lebih Ringan dari Snapdragon 8 Elite
Chipset Snapdragon 8 Elite sendiri diperkenalkan oleh Qualcomm pada 21 Oktober 2024 sebagai prosesor ponsel flagship terdepan mereka. Beberapa perangkat yang telah menggunakan chipset ini antara lain ASUS Zenfone 12 Ultra, Samsung Galaxy S25 Ultra, Xiaomi 15, dan ASUS ROG Phone 9 Pro.
Namun, dengan hadirnya Snapdragon 8s Elite, Qualcomm tampaknya ingin menyediakan opsi yang lebih hemat daya dan terjangkau bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Perbandingan Spesifikasi Snapdragon 8s Elite, Snapdragon 8s Gen 3, dan Snapdragon 8 Elite
Berikut adalah perbandingan spesifikasi dari Snapdragon 8s Elite, Snapdragon 8s Gen 3, dan Snapdragon 8 Elite:
Snapdragon 8s Elite
Node: 4 nanometer
CPU Prime: 1x Cortex-X4 @ 3.21GHz
CPU Medium: 3x Cortex-A720 @ 3.01GHz, 2x Cortex-A720 @ 2.80GHz
CPU Small: 2x Cortex-A520 @ 2.02GHz
GPU: Adreno 825
Snapdragon 8s Gen 3
Node: 4 nanometer
CPU Prime: 1x Cortex-X4 @ 3.0GHz
CPU Medium: 4x Cortex-A720 @ 2.8GHz
CPU Small: 3x Cortex-A520 @ 2.0GHz
GPU: Adreno 735
Snapdragon 8 Elite
Node: 3 nanometer
CPU Prime: 2x Oryon @ 4.32GHz
CPU Medium: 6x Oryon @ 3.53GHz
CPU Small: -
GPU: Adreno 830
Potensi Ponsel yang Akan Menggunakan Snapdragon 8s Elite
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai perangkat mana yang akan menggunakan Snapdragon 8s Elite. Namun, beberapa merek yang dikenal sering menggunakan chipset dari Qualcomm, seperti Realme, Xiaomi, OnePlus, dan Motorola, kemungkinan besar akan merilis ponsel dengan chipset ini.
Berdasarkan pola perilisan sebelumnya, smartphone kelas menengah premium yang ingin menawarkan performa hampir setara flagship bisa menjadi target utama untuk chipset ini.